top of page
Search

Gigi Bungsu Terasa Sakit, Kapan Sebaiknya Periksa ke Dokter?

Updated: 5 days ago


Gigi bungsu bisa terasa sakit dan mengganggu aktivitas. Seperti namanya, ini adalah gigi terakhir yang tumbuh di bagian belakang mulut. Pengobatan rumahan dan obat-obatan dapat membantu meredakan nyeri.


Namun, pada beberapa kasus, gigi bungsu mungkin perlu dicabut. Jadi, kamu perlu tahu kapan waktu yang tepat untuk ke dokter saat mengalami sakit pada gigi ini.


Kapan ke Dokter Jika Gigi Bungsu Sakit?

Gigi bungsu dapat menyebabkan rasa sakit dan ketidaknyamanan ringan saat muncul melalui gusi. Ini juga dapat mempersulit flossing, dan membuat makanan terperangkap, atau memungkinkan bakteri masuk ke gusi.


Jika gigi bungsu muncul di posisi yang salah atau jika tidak ada cukup ruang untuk tumbuh, ini juga bisa menyebabkan:


  • Nyeri, bengkak, atau kaku pada rahang.

  • Gusi bengkak, lunak, atau berdarah.

  • Kesulitan membuka mulut atau mengunyah.

  • Bau mulut.

Seperti masalah gigi lainnya, penting untuk menemui dokter gigi sesegera mungkin, jika gigi bungsu sakit. Jadi, kamu harus segera ke dokter gigi jika mengalami rasa sakit yang parah. Dokter akan memeriksa gigi dan memberi tahu apakah gigi perlu dicabut.


Jika dokter gigi memutuskan bahwa gigi bungsu perlu dicabut, mereka biasanya akan melakukan rontgen mulut. Ini memberi mereka pandangan yang lebih jelas tentang posisi gigi.


Perawatan Medis untuk Gigi Bungsu yang Sakit

Ada beberapa perawatan medis yang dapat dokter berikan untuk membantu menghilangkan rasa sakit yang terjadi karena impaksi pada gigi bungsu. Berikut ini di antaranya:


1. Gel Mati Rasa

Gel khusus untuk membuat gigi mati rasa dapat membantu mengurangi rasa sakit yang terasa di area gigi bungsu. Biasanya, gel ini mengandung bahan aktif benzocaine, dan bisa kamu beli tanpa resep.


Sebagian besar gel gigi dapat dioleskan langsung ke gusi yang sakit sepanjang hari. Namun, penting untuk mengikuti petunjuk yang tertera pada label kemasan. Selain itu, berhati-hatilah jika kamu memiliki alergi terhadap benzocaine.


2. Obat Pereda Nyeri

Jika gigi bungsu sakit, pengobatan awal yang mungkin efektif adalah obat pereda nyeri, seperti ibuprofen. Obat ini dapat kamu beli tanpa resep di apotek. Selain meredakan nyeri, obat ini juga bekerja dengan cara mengurangi peradangan.


Minum obat pereda nyeri dapat membantu meringankan ketidaknyamanan karena gigi bungsu. Ini juga dapat mengurangi peradangan pada gusi yang terkait dengan perkembangan gigi bungsu.


Ibuprofen atau obat pereda nyeri tanpa resep lainnya bisa jadi langkah penanganan yang efektif, sembari menunggu waktu untuk memeriksakan diri ke dokter gigi.


3. Pencabutan

Dalam beberapa kasus, pengobatan rumahan mungkin tidak mengurangi rasa sakit akibat impaksi gigi bungsu. Untuk itu, dokter dapat mencabut gigi bungsu dalam operasi gigi.


Sebelum prosedur, dokter akan menyuntikkan anestesi lokal ke area yang terkena untuk mencegah rasa sakit akibat operasi. Lalu, dokter akan membuat sayatan kecil di sekitar gigi dan mungkin memotong gigi bungsu menjadi potongan-potongan kecil sebelum mencabutnya.


Prosedur operasi gigi bungsu biasanya hanya memakan waktu hingga 20 menit, tetapi terkadang lebih dari itu. Gusi biasanya hanya sakit dari waktu sampai obat bius hilang sampai sekitar tiga hari kemudian. Namun, rasa sakitnya terkadang berlangsung hingga dua minggu.


Konsultasikan kesehatan gigi dan gusi anda di dokter gigi Klinik Naura Medika Depok

1 view0 comments

Recent Posts

See All
bottom of page